[Kyuhyun Fanfiction] Oppa, Mianhae…Oppa Saranghae Part.3

Gallery
Image

Ini FF Punya Saya. Suka-Suka Saya Mau Nulis Apa, Mengarang bebas sebebas-bebasnya..hahaha sombong banget *evil laugh*

Dilarang Nge-Bash, Dianjurkan Comment

Don’t Like Don’t Read

Oh iya, beberapa kejadian di FF ini merupakan pengalaman pribadi lho..hehehe *mengingat masa-masa SMA*

Yesungdalah, dari pada banyak bacot mending langsung aja….

Cekidot…..

 

 

Judul               : ♥ Oppa, Mianhae…Oppa Saranghae™ ♥ (Part.3)K

Cast                 : ♫ Han Min Rin

                          ♫ HanKyung

                          ♫ Cho KyuHyun

                          ♫ Cho Ahra

                          ♫ And Other Cast

………………………………………………………………………………………………

Author’s POV

Min Rin menatap Mobil oppanya yang mulai menghilang dari pandangannya. Dia tersenyum senang.

“Tuhan…bolehkah aku berharap?” gumamnya pelan.

“Apa yang kau harapkan?” kata seorang namja menepuk pelan pundaknya dari belakang dan itu membuat Min Rin sedikit terlonjak karena kaget. Dia Cho Kyuhyun. Teman sekelas Min Rin.

“Ya kau…membuatku kaget saja. Apa kau mau aku kena serangan jantung?” Kata Min Rin mengelus dadanya.

“hahaha… Mianhae.” Katanya tertawa pelan sambil mencubit pipi Min Rin.

“aww…Appo! Ringis Min Rin kecil. “Ya kau ..sakit tau!” bentak Min Rin kesal sambil mengelus pipinya yang selalu jadi sasaran kekejaman tangan seorang Cho Kyuhyun. Dan lagi-lagi Kyu hanya tertawa.

“Kajja…kita kekelas!” kata Kyu menarik tangan Min Rin jalan disampingnya. Mereka berjalan menyusuri lorong kelas menuju kelas mereka dan tentu saja mata-mata para yeoja tidak lepas menatap mereka.

“OMO… Kalian pacaran?” Teriak Haera sedikit nyaring, membuat Semua Siswa dan Siswi dikelas itu menatap kearah Min Rin dan Kyu yang Berjalan memasuki ruang kelas sambil bergandengan Tangan. Min Rin menatap tangannya yang masih digenggam Kyu. Dengan segera dilepasnya genggaman tangan itu. Kyu pura-pura cuek dan berjalan menuju kursinya.

“Annio…! Kami Tidak pacaran kok!” kata Min Rin mengikuti kyu dan duduk di sebelah Haera.

“Jangan Bohong!” Goda Sungmin. “Terus kenapa setiap pagi kalian selalu datang bersama?”

“Kami kebetulan ketemu didepan.” Jelas Min Rin

“hahaha…Mana ada Kebetulan setiap hari. Bukankah itu aneh!”goda Sungmin lagi.

Min Rin baru sadar kalau ternyata ucapan Sungmin benar. Min Rin juga Mengira dia bertemu Kyu setiap hari didepan sekolah karena kebetulan. Tapi, kenapa kebetulan bisa terjadi tiap hari. Bukankah itu tidak masuk akal.

“Jangan-Jangan dia sengaja menungguku.” Batin Min Rin.

Min Rin menoleh kebelakang dan menatap Kyu yang sedang asyik bermain PSP tanpa memperdulikan sekelilingnya.

“Kau menungguku?” kata Min Rin pada Kyu. Tangan kyu tiba-tiba berhenti menekan tombol-tombol PSP nya dan mengalihkan pandangannya kearah Min Rin. Kyu terlihat salah Tingkah.

“Mwo? Me..Menunggumu? Enak saja, kau kira aku kurang kerjaan.” Kilahnya “ itu hanya kebetulan saja.” Kata kyu mantap. “Kebetulan yang sengaja kubuat setiap Hari.” Tambah Kyu dalam hati. Ya..Kyu memang sengaja berangkat pagi-pagi sekali dan menunggu Min Rin dan ketika Min Rin datang, Kyu juga pura-pura baru datang. Dan mereka berjalan bersama kekelas.

“Kau dengar kan? Itu hanya kebetulan.” Jelas Min Rin Pada Sungmin.

“ya..terserahlah! biarlah waktu yang menjawab.” Kata sungmin lagi sambil tersenyum.

………………………………………………………………………………………………

Min Rin’s POV

Pelajaran pertama hari ini adalah Matematika. Untunglah Kangin Songsaenim tidak masuk mengajar karena dia ada urusan hari ini. Jujur saja, aku sangat sangat tidak suka dengan Matematika. Karena aku tidak pernah mengerti dengan pelajaran yang satu ini.

Aku membuka dompetku dan kukeluarkan selembar foto dari dalam dompet itu dan kutatap lama. Itu adalah fotoku dan Han Kyung Oppa yang diambil 3 tahun lalu.

Aku ingin sekali bel pulang segera berbunyi agar aku bisa cepat bertemu dengan oppa tersayangku itu. Baru sebentar tidak melihatnya aku sudah rindu sekali. Kuingat lagi kejadian manis tadi pagi. Aku ingin sekali kejadian itu terulang.

“Kenapa kau senyum senyum begitu.” Tanya Haera ikut melihat foto yang kupegang.

“Aaahhh…Brother complex rupanya!” katanya tertawa kecil. Apa maksudnya itu.

“Oppamu tampan sekali ya!” puji haera sambil ikut melihat foto yang sedang kupegang.

Aku mengangguk membenarkan. Oppaku ini memang sangat tampan.

Tiba-tiba kurasakan Handphoneku bergetar di saku jas sekolahku. Aku segera mengeluarkan handphone itu dari sakuku. Kulihat dilayar tertulis ‘Eomma Calling’.

“Yeobboseo! Eomma.”

………………………………………………………………………………………………

Kyuhyun’s POV

“Yeobboseo! Eomma.” Kudengar suara MinMin disela permainan gameku.

Braakk…..kudengar sesuatu terjatuh kelantai. Kuhentikan permainan gameku dan mengarahkan pandanganku kearah suara itu. Kulihat ponsel MinMin tergeletak dilantai.

“Gak mungkin…ini gak mungkin.” Teriaknya frustasi

“Ada apa Min Rin?” tanya Haera Cemas namun  MinMin tidak menjawab, dia malah menyandang tasnya dan berlari keluar kelas sambil menangis. Aku memutuskan untuk mengejarnya. Aku merasa ada sesuatu yang tidak beres. Aku berlari secepat mungkin mengejarnya. tidak terlalu sulit bagiku untuk mengejarnya hanya butuh waktu sebentar untuk menahannya. Kuhentikan langkahnya dengan menahan lengannya. Dia berusaha melepaskan genggaman tanganku namun tidak berhasil karena aku mencengkram lengannya erat.

“Lepaskan aku, Jebal!” mohonnya sambil menangis.

“Kenapa kau menangis? Apa yang terjadi?” kataku masih tetap menahannya.

“Lepaskan aku . Aku harus kerumah sakit Kyu…Oppaku..Oppaku kecelakaan..” katanya menangis makin kencang. Aku menariknya kepelukanku.

“Tenanglah, Oppamu akan Pasti akan baik-baik saja.”Hiburku “aku akan mengantar mu kerumah sakit.” Kataku melepaskan pelukanku dan menggandengnya keparkiran. Dia menurut sambil masih tetap menangis.

“Oppa!” gumamnya pelan disela tangisnya

kubukakan pintu mobil dan menyuruhnya masuk. Aku juga segera masuk dan tanpa membuang waktu kami segera menuju kerumah sakit. Kulihat MinMin masih menangis sambil bergumam pelan memanggil oppanya.

………………………………………………………………………………………………

Author’s POV

 

Acara pemakaman sudah selesai sejak tadi, namun Min Rin belum mau beranjak dari makam Oppanya itu. Kyu setia menemaninya. Eomma Min Rin dan Ahra juga sudah pulang sejak tadi. Min Rin menatap nanar makam oppanya itu. Tak pernah disangkanya Oppanya akan meninggalkannya secepat ini.Kecelakaan itu telah merenggut nyawa Han Kyung, Kecelakaan itu terjadi saat Han Kyung dalam perjalanan pulang  setelah Han Kyung mengantar Min Rin kesekolah.

“Oppa sudah janji akan selalu disampingku kan? Kenapa Oppa meninggalkan ku? RinRin janji tidak akan menangis lagi! Lihat..RinRin gak nangiskan?” kata Min Rin menyeka air matanya yang terus jatuh.

Kyu melangkah mendekati Min Rin dan memeluknya erat. Disekanya kembali air mata Min Rin.

“Sudah…jangan menangis lagi.. Oppamu pasti sedih melihatmu seperti ini.”

Min Rin melepaskan pelukan Kyu dan kembali menyeka air matanya. Dan kembali menatap Makam Han Kyung.

“Oppa Mianhae!” kata MinRin lagi-lagi menyeka airmatanya.

Semilir Angin menerpa wajah Min Rin. Seakan mengelus lembut pipinya. Min Rin menutup matanya merasakan belaian lembut terpaan angin diwajahnya. Dia merasa seakan-akan Han Kyung lah yang membelai lembut pipinya. Kyu menggandeng tangan Min Rin dan mengajaknya keluar dari areal pemakaman. Min Rin mengikuti Kyu beranjak keluar pemakaman. Namun langkahnya terhenti dan menoleh kebelakang, menatap makan Han Kyung lagi. Kali ini dia tersenyum, tidak menangis lagi seperti tadi.

“Oppa Saranghae.” Katanya pelan.

………………………………………………………………………………………………

♣ THE END ♣

 

Epilog

 

2 tahun Kemudian……..

“Jangan coba-coba melirik namja lain ya !ingat..kau sudah punya NamjaChingu yang tampan sepertiku.” Kata kyu mengacak rambut Min Rin.

“Siap kapten Cho, Tidak akan. Cukup kau seorang!” kata Min Rin sambil memberi hormat padanya menirukan gaya Ahra Eonni. Sejak kepergian Han Kyung dan Sejak Min Rin pacaran dengan Kyu, Hubungan MinRin dengan Ahra sudah semakin membaik. Ahra juga sudah mulai membuka hatinya untuk namja lain. Begitupun dengan Min Rin.

“Gomawo ya.” Kata Min Rin keluar dari mobil Kyu. Min Rin melambai kearah Kyu dan Kyu membalasnya dengan tersenyum dan menjalankan mobilnya menjauhi Min Rin. Min Rin segera memasuki gedung fakultas bahasa. Bersyukur sekali Min Rin bisa lulus test masuk universitas. Min Rin dan Kyu kuliah Di Universitas yang sama, Kyunghee University. Namun mereka berbeda fakultas dan jurusan. Min Rin mengambil jurusan bahasa ingris di fakultas bahasa sedangkan Kyu mengambil jurusan maematika di fakultas Sains.

Min Rin mempercepat langkahnya menuju ruang kelasnya yang terletak di lantai tiga. Dia tidak ingin telat dihari pertamanya kuliah. Min Rin Menghela nafas lega karena dosennya belum masuk. Min Rin segera masuk kelas dan memilih tempat duduk dibarisan depan, karena kebetulan kursi itu masih kosong. Tak lama seorang namja memasuki ruang kelas Min Rin.

“Oppa.” Gumam Min Rin pelan dengan ekspresi wajah yang sangat terkejut. Seakan Tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Selamat pagi semua!” kata namja itu tersenyum “Pertama, saya mau mengucapkan selamat karena kalian sudah berhasil lulus test dan saya ucapkan selamat bergabung di Kyunghee University.” Katanya kembali tersenyum. “Perkenalkan, saya dosen bahasa inggris, nama saya HanGeng.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s