[Kyuhyun Fanfiction] Cinta Rasa Kimchi Season 2

Gallery

Woalahaaahhh… “Cinta Rasa Kimchi Season 2”??? apa-apaan ini? Apa Niat mau Saingan sama Cinta Fitri ya? Please deh, Cinta Fitri ntu ada 7 season gak bakal bisa nyaingin deh…hehehe.

Karna katanya “Cinta Rasa Kimchi” itu ceritanya menggantung dan nggak ketauan Ujungnya jadi dibuatlah “Cinta Rasa Kimchi Season 2”  Supaya Ceritanya Jadi Nggak Gantung Diri…ehhh…nggak Gantung lagi maksudnya..hehehee

Okelah daripada mendengar Celotehan Author yang Gaje ini dan kagak ada ujungnya langsung aja Kita ke TeKaPe

* Dalang OVJ : Apa-apaan ini? Itu kan kata-kata Saya di OVJ! Kalo dipakai disini trus OVJ nanti saya harus bilang apaan???*

* Author : Maaf dalang!!! Akan Saya Ralat kembali*

 

Okelah Kita langsung aja, ini dia Cekidot….!!!

 

Judul       : Cinta Rasa Kimchi Season 2

Genre      :Romance

 ***

Hyuna Melangkah dengan terburu-buru memasuki halaman sekolah. Diliriknya jam yang melingkar dipergelangan tangannya

“Aigooo… Sudah jam segini! Bagaimana ini !gara-gara mimpi aneh itu aku jadi bangun kesiangan.”Keluhnya sambil terus mempercepat langkahnya.

Dilihatnya masih banyak siswa-siswi berseliweran kesana kemari dan itu tandanya bel masuk  masih belum berbunyi.hatinya merasa sedikit lebih tenang sekarang.

Akhirnya Hyuna tiba didepan pintu kelasnya, Dengan cepat Hyuna masuk kedalam kelas dan duduk manis di tempat duduknya.

“Haerin! Kau sudah siap Pe eR Matematika?” Tanya Hyuna sedikit terengah pada Haerin Teman sebangkunya.

“Ne..Tentu saja!” Jawab Haerin mengangguk

“Pinjami aku! Aku belum mengerjakan Pe eR, kalo Pak Kangin Masuk dan tau kalau aku belum mengerjakan Pe eR, Bisa-bisa aku diberi latihan militer dadakan olehnya!” Ucap Hyuna Cemas

“Nih!” Kata haerin menyerahkan sebuah buku dan secepat kilat Hyuna segera menyalin Semua yang tertulis dibuku Haerin.

Seorang Namja yang duduk didepan Hyuna Menoleh kebelakang setelah lebih dulu Mem-pause game di HaPe nya.

“Tumben kau tidak mencontet padaku? Biasanya kau selalu meminjami Pe eR ku Kan?” Tanya Namja itu aneh

Hyuna tidak menanggapi kata-kata Namja itu dan tetap focus menulis.

“iya ya! Biasanya kau selalu meminjam Pe eR KyuHyun! Kenapa hari ini kau meminjam Pe eR Ku?” Tambah Haerin karena juga merasa aneh. Namun lagi-lagi Hyuna tetap tidak menanggapi dan tetap menulis.

“Kenapa dia? Apa dia salah sarapan pagi ini?” Tanya Kyuhyun heran.

Haerin hanya mengangkat bahunya tanda tak tau.

 

♫♫♫

 

Bel Masuk berdering panjang dan tak lama kemudian Pak Kangin memasuki kelas.

“Selamat pagi!” sapa Pak Kangin

“Pagi paaaak!!!”

“Kumpulkan tugas kalian kedepan!” perintah Pak Kangin. Dan tanpa menunggu waktu yang lama buku-buku Peer mereka sudah rapi di meja guru. Pak Kangin menghitung dan memastikan jumlah buku itu sesuai dengan siswa yang datang setelah yakin barulah Pak Kangin mengangguk pelan.

“Hari ini karena ada urusan jadi bapak tidak bisa mengajar tapi bapak akan meninggalkan tugas untuk kalian! Coba buka halaman 47! Kerjakan Tugas 2, 3, dan 5. kerjakan secara berkelompok. Karena bapak tidak ada waktu untuk membagi kelompok jadi kalian bentuk kelompok sendiri! Satu kelompok 6 orang! Jika sudah selesai kumpulkan pada Leeteuk! Jelas Pak kangin Panjang lebar. “sudah jelas? Apa ada yang mau ditanyakan?” tambah Pak kangin lagi.

“sudah jelas pak!” jawab Leeteuk mewakili

“baiklah kalau tidak ada yang mau ditanyakan. Bapak pergi dulu! Jangan ribut dan kerjakan tugasnya.” Kata Pak Kangin berlalu keluar kelas.

“Kyu! Aku sekelompok denganmu ya!” Kata Leeteuk menghampiri Kyu.

“aku juga ya!” kata Donghae ikut nimbrung.

“Aku juga mau sekelompok dengan Kyu!” kata Ryeowook.

“Aku juga!” kata Sungmin

“aku juga mau…aku juga sekelompok denganmu ya!” tambah Haerin dari arah belakang.

Mereka semua berebut ingin satu kelompok dengan Kyu, karena kyu terkenal sangat pintar dalam Pelajaran Matematika.

Kyuhyun tidak mengubris pertanyaan teman-temannya itu. Dia malah menoleh kebelakang.

“Hei Babo! Mereka semua ingin satu kelompok denganku. apa Kau tidak mau sekelompok denganku? Nanti aku keburu di booking yang lain!” tanyanya pada Hyuna.

“Ya sudah ! kalau begitu kau satu kelompok saja dengan mereka! Kenapa kau harus memikirkanku!” Kata Hyuna cuek.

“apa-apaan kau ini! Aku ini kasian padamu Tau!” ucap kyu lagi

“aku tidak butuh rasa kasihanmu itu! Mentang-mentang kau pintar, kau pikir Aku mau satu kelompok denganmu! Jangan terlalu berbangga diri! Lebih baik aku sekelompok dengan Kibum! Dia juga pintar Matematika! Dan yang paling penting dia itu tidak sombong sepertimu”

“Aisshh… Kau ini!” kata kyu kesal.

 Hyuna tidak memperdulikan Kyu. Hyuna malah beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke Tempat Kibum.

“aku boleh satu kelompok denganmu?” Tanya Hyuna pada Kibum

“Ne….tentu saja! Kebetulan kelompok kami Kurang satu orang.” Jawab Kibum tersenyum senang.

Hyuna tersenyum mengejek kearah KyuHyun yang sejak Tadi masih memperhatikannya. Senyumnya seperti menyiratkan maksud “Lihatlah…Kibum dengan senang hati menerimaku jadi anggota kelompoknya.”

Selama mengerjakan tugas kelompok, Hyuna dan Kibum terlihat sangat akrab. Sesekali Hyuna tersenyum pada KiBum dan begitu sebaliknya. Entah mengapa Hal ini membuat KyuHyun Kesal dan tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Hyuna dan Kibum. Namun setelah ditegur Leeteuk, Barulah KyuHyun melepaskan pandangannya dari Yeoja dan Namja itu dan mencoba konsentrasi mengerjakan tugas kelompok.

 

♣♣♣

“Tugasnya sudah siap?” Tanya Haerin pada Hyuna yang sudah kembali duduk disampingnya. Karena tadi Hyuna satu kelompok dengan Kibum, Hyuna pindah duduk didekat Kibum dan anggota lainnya.

“Ne” Jawabnya pendek

“Oh iya Hyuna, kenapa kau belum juga memberitahuku kau akan melanjutkan kemana? Sebentar lagi kan ujian kelulusan, tapi kau belum bilang kau mau melanjutkan ke Universitas mana! Apa kau akan kuliah ditempat yangsama dengan Oppa mu?” Tanya Haerin lagi

“Entahlah! Aku masih belum tau!” jawab Hyuna sambil mengangkat bahunya. “Sebenarnya Aku ingin masuk ke universitas yang sama Dengan Kyu tapi sampai sekarang dia tidak pernah mengatakan dia akan kuliah dimana, mungkin karena aku yang tidak pernah bertanya padanya! tapi Mana mungkin aku mau bertanya pada si Evil sombong itu. Bisa-bisa dia akan mengejekku jika tauaku ingin satukampus dengannya dan aku juga takut kalau dia tau aku suka padanya. tapi menurutku di akan memilih Kyunghee University karena jarak antara rumahnya dan Kyunghee University cukup dekat.” Batin Hyuna

“Kau ini setiap kutanya pasti jawabannya selalu sama!” kata Haerin sedikit Kesal.

“Kalau kau akan melanjutkan kemana Sungmin! “ kata Haerin pada sungmin yang sibuk mencoret-coret mencari jawaban soal.

“Hmm..aku berencana akan melanjutkan  ke Seoul National University of Arts!” jawab Sungmin mantap                                                                                                               “Wuahhhh….. Kau yakin akan melanjutkan disana? Otakmu kan hanya pas-pasan?” Kata Haerin setengah mengejek

“Tentu saja aku yakin! Jangan meremehkan ku seperti itu!” kata Sungmin sedikit kesal.

“Hehehe! Mianhae!” kata Haerin pada Sungmin “Leeteuk ,Ryeowook dan Donghae bagaimana? Kalian bertiga akan melanjutkan kemana?”Tanya Haerin pada Leeteuk ,Ryeowook dan Donghae yang juga sedang mencoret-coret kertas buram mencari jawaban soal matematika karena tugas kelompok mereka belum selesai.

“Aku berencana akan melanjutkan ke Baekjae Junior College of Arts!”jawab Leeteuk tanpa berhenti mencoret-coret.

“Kalo aku akan melanjutkan ke Myungji University!” jawab donghae.

“Kalau aku rencananya akan melanjutkan ke Inha University.” Jawab Ryeowook

“Omo… Inha University??? Itu kan  Universitas yang sama dengan Siwon oppa Kakaknya Hyuna?” kata Haerin lagi “dan Kau Kyu? Kau akan melanjutkan kemana?”tanya Haerin. Hyuna bersyukur sekali Haerin bertanya seperti itu pada Kyu.dengan begitu Hyuna akan tau Kyu akan melanjutkan kemana.

“Kenapa kau ingin tau kami ingin melanjutkan kemana? Kau seperti wartawan infotainment saja! Atau jangan-jangan kau ingin kuliah ditempat yang sama dengan salah satu dari kami?”

“Asal kau tau ya, Aku juga sudah menentukan akan masuk mana! Aku berencana masuk Paichai University! Aku itu hanya ingin tau saja! Memangnya tidak boleh? Atau jangan-jangan kau tidak mau memberitahu karena kau tidak akan lanjut kuliah dan memilih untuk bekerja?” tebak Haerin

“Enak saja… Tentu saja aku akan kuliah! Mana mungkin aku menyia-nyiakan otak cerdasku ini!” Kata kyu dengan nada meninggi.

“Aissshhh….Sombong sekali bocah ini!” Kata Hyuna mencibir dalam Hati.

“Terus kau akan melanjutkan kemana?” tanya Haerin lagi karena masih penasaran.

“Aku akan Kuliah di Amerika. Rencananya aku akan memilih Harvard University!” kata-kata Kyu Langsung membuat Leeteuk dan Sungmin berhenti mengerjakan soal-soal Matematika yang masih belum selesai dan berhasil membuat Donghae, Haerin dan Hyuna Bengong mendengarnya “Orang tua dan kakakku juga setuju aku melanjutkan kuliahku disana. Karena itu juga aku dilarang bermain game dan dirumah aku selalu Rajin belajar, aku bermain game hanya disekolah itupun tanpa sepengetahuan orangtua dan kakakku. Kalau mereka tau, semua Gadget ku pasti disita!”sambung Kyu lagi.

Hyuna merasa kecewa mendengar cerita Kyu. Dia tidak menyangka kalau Kyu akan melanjutkan kuliah diluar negeri. Padahal hyuna ingin sekali bisa kuliah ditempat yang sama dengan Kyu. Walau cintanya bertepuk sebelah tangan sekalipun, Hyuna tetap berencana kuliah ditempat yang sama dengan Kyu karena hanya dengan melihat Kyu hatinya sudah bahagia. Namun sepertinya keinginannya itu tidak akan pernah menjadi kenyataan.Hyuna tidak mungkin bisa ikut Kyu kuliah diluar negeri, apalagi Kyu memilih Harvard University sebagai tujuan utama. Appa nya sudah pasti sanggup membiayai kuliahnya Namun otaknya yang pas-pasan dan bahasa inggrisnya yang belepotan menjadi penghalang terbesar untuknya bisa kuliah diluar negeri.

♪♪♪

 

 

Pikiran Hyuna melayang-layang entah kemana. Tak dihiraukannya Haerin yang sejak tadi bercuap-cuap bertanya ini itu. Hyuna merasa sangat tidak bersemangat hari ini.syukurlah jam pelajaran Matematika tadi Pak Kangin ada urusan dan hanya memberi tugas. Dibenak hyuna masih terbayang-bayang dengan mimpinya semalam yang dianggapnya itu adalah mimpi buruk. Gara-gara mimpinya itu dia menjadi kesal setiap melihat KyuHyun.Belum lagi rencana Kyu yang akan melanjutkan Kuliah diluar negeri. Semuanya membuat Hyuna pusing setengah mati.

“Hei Hyuna! Kenapa kau tidak menjawab?”kata Haerin mengguncang pelan tangan Hyuna.

“Ahh.. Ee..!”jawabnya Linglung “emang kau tanya apa? Tanya Hyuna menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Ya ampun Hyuna, harus berapa kali lagi aku bertanya padamu? Kata Haerin kesal “Aku tanya kau mau pesan apa?” Katanya lagi mengulangi pertanyaan yang sudah 7 kali diulanginya.

“Terserah kau saja” Jawab Hyuna tidak semangat

“Kenapa sejak tadi sikapmu itu aneh? Apa kau sedang sakit?” tanya Haerin sedikit Cemas

“Annio” jawab hyuna menggeleng malas

“ya sudah. Kau tunggu disini sebentar ya, aku akan memesan dulu!” kata haerin

“Ne!” jawab Hyuna pendek

Hyuna kembali melanjutkannya lamunannya yang tertunda. Namun lagi-lagi lamunannya terganggu dengan kehadiran 2 orang namja yang duduk manis dihadapannya.

“Kau sendirian Hyuna? Mana Haerin?” sapa sungmin

“Dia sedang memesan makanan!” jawab Hyuna

“Kalau begitu aku pesan makanan juga ya! Kau mau pesan apa Kyu?”

“Aku sama sepertimu saja!”

“Kalau begitu tunggu sebentar ya!” kata sungmin berlalu pergi dan kini hanya tinggal Hyuna dan KyuHyun.

“Ada apa denganmu? Kenapa sejak tadi kau terlihat tidak bersemangat dan lemas sekali?Apa kau sakit?” kata Kyu memulai pembicaraan.

“Aku jadi begini  gara-gara kau Evil!” jawab Hyuna Dengan nada kesal menatap tajam Kyu

“Mwo…Memangnya apa yang kulakukan?” Tanya Kyu heran

“ Kenapa kau tidak pernah bilang kalau kau itu punya pacar?” tanya hyuna

“Pacar? Emang aku punya pacar?”kata Kyu berlagak Bego “setauku, aku tidak punya pacar! Karena orang tua dan kakakku melarangku pacaran sampai aku lulus High School! Memangnya, siapa yang mengatakan padamu kalau aku ini punya pacar?”

“Sungmin yang mengatakannya!”

“Sungmin???” Tanya Kyu sedikit terkejut.

“Ne” kata Hyuna mengangguk mantap.

“Kalian sedang ngomongin apa? Serius banget?” tanya Haerin yang datang bersama sungmin. Mereka berdua lalu duduk bergabung dengan Hyuna dan Kyu “Aku sudah memesan tapi Pesanannya bentar lagi baru datang! Sambung Haerin lagi

“Hei Sungmin, kenapa kau mengatakan pada Hyuna kalau aku ini punya pacar? Padahal aku kan tidak punya pacar.” Tanya Kyu pada sungmin.

“Aku tidak pernah berkata seperti itu! Kilah Sungmin “Kapan aku bilang seperti itu?” tanya sungmin polos.

“Kau yang mengatakan kalau Kyu punya pacar dan mereka pacaran sejak SMP.” Jawab Hyuna mantap “kau juga dengarkan haerin saat Sungmin cerita waktu itu.”

“Oh ya? Perasaan aku tidak pernah mendengar Sungmin bercerita seperti itu.” Jawab Haerin

“Jadi waktu itu beneran hanya mimpi??? Gumam Hyuna dan sedetik kemudian dia tersenyum senang.

“Kau ini aneh sekali! Setelah seenaknya menuduhku, sekarang kau malah senyum-senyun nggak Jelas.” Kata Sungmin memanyunkan bibirnya.

“Mianhae! Aku Cuma ingin memastikan apa yang aku alami waktu itu mimpi atau kenyataan dan ternyata cuma mimpi!” jawab Hyuna tersenyum dan Hyuna mendadak semangat, tidak lemas lagi seperti tadi.namun tentu saja hati dan pikirannya masih belum tenang sepenuhnya karena Keputusan Kyu yang akan kuliah diluar negeri

“Apa maksudmu?” kata Kyu masih terheran-heran

“Aku tidak ada maksud apa-apa kok! Lupakan saja kata-kataku tadi!” kata Hyuna tersenyum.

Kyu,Sungmin, dan Haerin menatap bengong kearah Hyuna sambil menggelang pelan.

 

♠♠♠

 

Bel pulang berdering panjang. Siswa dan siswi berhamburan keluar kelas. Hyuna berjalan malas menyusuri lorong sekolah menuju gerbang tempat biasa dia menunggu Siwon oppa menjemputnya.

“Ini.” kata Kyu menyodorkan sebuah Lollypop kearah Hyuna. Kyu mensejajarkan langkahnya dengan Hyuna dan berjalan beriringan disamping Hyuna menyusuri Lorong sekolah.

“Kenapa kau memberiku ini?” tanya Hyuna mengacungkan Lollypop itu ke dekat wajah Kyu

“aku merasa kau marah padaku, Karena sejak tadi pagi kau selalu mengacuhkanku, kau juga tidak mau mencontet padaku dan kau lebih memilih satu kelompok dengan Kibum! Lollypop itu sebagai permintaan maafku. Walaupun sebenarnya sampai sekarang aku tidak tau salah apa!”

Hyuna tersenyum melihat Lollypop ditangannya itu. Dia berjanji dalam hati tidak akan memakan Lollypop Pemberian dari Si Evil Kyu.

“Baiklah! Aku terima permintaan maafmu dan Lollypop Kecilmu ini! Lain kali berikan aku Hadiah yang lebih besar!” kata Hyuna memukulkan pelan Lollypop itu kekepala Kyu

“Awww…!” kata Kyu pelan “Dasar kau ini! Aku sudah sengaja menjatuhkan harga diriku untuk meminta maaf padamu padahal aku tidak merasa punya salah padamu!” keluh kyu “Sini…kembalikan Lollypop itu padaku!” kata Kyu berusaha merebut Lollypop dari tangan Hyuna namun dengan sigap Hyuna ceat menghindar segera berlari dan menjauh dari Kyu

“Dasar Evil jelek, Pelit…. Cuma Lollypop kecil begini saja kau tidak ikhlas begitu!” kata Hyuna setengah berteriak karena jaraknya dan kyu sudah agak jauh.

“Awas kau ya!” kata Kyu bersiap ingin mengejar Hyuna. Karena melihat Kyu ingin mengejarnya Hyuna segera berlari menuju gerbang sekolah dan untungnya Siwon oppa sudah ada disana, dengan terburu-buru Hyuna masuk kedalam mobil. Sambil tersenyum senang Hyuna mengejek Kyu dari dalam Mobilnya. Kyu Hanya Manyun memperhatikan Mobil yang dinaiki hyuna Bergerak pelan.

“Kenapa kau dikejar-kejar Namja itu Hyuna? Tanya Siwon kakak laki-laki Hyuna Sambil tetap Fokus menyetir.

“Dia hanya Namja gila Oppa, tidak usah dipikirkan!” kata Hyuna Tersenyum Senang menatap Lollypop yang ada ditangannya.

 

♥♥♥

Hari begitu cepat berlalu. Tak terasa ujian kelulusan sudah selesai. Hari ini pengumuman kelulusan terpampang dimading sekolah. Hyuna sangat senang karena namanya juga tertulis disana, setelah memastikan dia lulus, Hyuna segera mencari nama Cho Kyuhyun. Ternyata kyu juga lulus, bahkan dia merupakan lulusan terbaik.

“Hyuna…aku lulus!” Teriak Haerin memeluk Hyuna. Walaupun Haerin berteriak namun Tidak ada yang memperdulikannya karena siswa dan siswi lain juga sibuk melihat nama mereka dipengumuman.

“Syukurlah! Akhirnya kita lulus!” Ucap Hyuna membalas pelukan Haerin.

“Aku akan menelpon orangtuaku dulu ya Hyuna!” Kata Haerin beranjak menjauh dari keriuhan sukacita Siswa dan Siswi yang juga berhasil Lulus

Hyuna juga beranjak menjauh karena tidak tahan dengan suara bising yang didengarnya. Hyuna merasa senang karena telah lulus namun disatu sisi hatinya sedih karena dia akan berpisah dengan Kyu yang selama 3 tahun ini mengisi hatinya, dan selama 3 tahun itu pula Hyuna tidak pernah memberitahukan perasaannya pada Kyu.

“Selamat ya Hyuna! Ucap seorang namja mengagetkan Hyuna

“Evil !!! kau mengejutkanku tau!”

“Ini hadiah untuk kelulusanmu!” Kata Kyu memberikan sebuah boneka Teddy Bear pada Hyuna.

“Ini untukku?? Lucu sekali! Kata Kyu Menatap boneka itu. “Coba Lihat! Boneka ini mirip denganmu! Kata Hyuna lagi sambil tersenyum menatap Boneka itu.

“Dari mana miripnya?” kata kyu ikut melihat boneka itu. “Aku ini sangat tampan, mana mungkin aku mirip boneka ini! Hidungnya saja pesek sedangkan hidungku mancung dan bibirku ini juga jauh lebih Sexy. Tidak ada mirip-miripnya.”

Hyuna hanya mencibir dan memanyunkan bibirnya.dan sambil tetap memperhatikan boneka pemberian Kyu itu.

“Aku akan berangkat ke amerika besok! Karena masih banyak yang harus kuurus disana, jadi aku harus berangkat besok dan sepertinya aku akan melewatkan Pesta kelulusan!” kata Kyu tiba-tiba serius sambil menatap Hyuna. “Aku pasti akan merindukanmu Hyuna, aku pasti tidak akan bisa menemukan Yeoja Babo sepertimu disana. Aku akan merindukan saat-saat bertengkar dengamu, suara mu berteriak-teriak memarahiku. Aku juga akan merindukan panggilan Evil darimu itu.” Kyu diam sejenak mengalihkan pandangannya ketempat lain dan sedetik kemudian kembali dipandanginya Hyuna. “Jaga dirimu baik-baik ya! Maafkan kata-kataku yang kasar selama ini padamu.”ucapnya tersenyum, Kini Smile Evil nya Sejenak berubah menjadi Smile Angel. Hyuna sadar saat seperti ini pasti akan tiba yaitu saat kyu harus pergi menggapai mimpinya. Dan tentu saja sebagai orang yang mencintai Kyu, Hyuna tidak boleh melarang Namja itu namun sebaliknya Hyuna harus mendukung Kyu.

 

“Aku juga pasti akan merindukanmu Evil Jelek! Kau juga Baik-baiklah disana, jangan telat makan dan jaga kesehatanmu. Dan jangan sering-sering main game ya! Karena aku tau jika kau sudah main game kau akan lupa segalanya, termasuk lupa makan. Aku tidak ingin kau sakit.” kata Hyuna berusaha membendung tangisannya. Namun apa daya bendungan itu akhirnya Jebol juga dan kini bulir-bulir air matanya jatuh perlahan.

“Jangan menangis begitu!”kata Kyu menghapus air mata Hyuna “itu membuatku jadi tidak ingin pergi.” Kata kyu memeluk Hyuna dan mengelus pelan rambutnya yang panjang.

“Kalau begitu, aku akan terus menangis agar kau tidak jadi pergi” Kata Hyuna berteiak dalam Hati

“Kyu!!! Kau sudah memberiku boneka ini tapi aku tidak membawa apa-apa untuk kuberikan padamu! Apa yang kau inginkan? Aku akan berusaha mencarikannya untukmu sebelum kau berangkat.” Kata Hyuna masih Terisak dalam pelukan Kyu

“Kalau begitu, berikanlah hatimu untukku!”goda Kyu sambil melepaskannya pelukannya dan tersenyum Evil menatap Hyuna

“Hei…Aku serius! Kata Hyuna Kesal sambil menghapus sisa air mata diwajahnya.

“Kau pikir aku bercanda? Aku juga serius!! berikanlah hatimu untukku” Ucapnya meyakinkan Hyuna “Sudah 3 tahun kata-kata ini kupendam. Aku tidak mengatakannya karena aku itu dilarang pacaran sampai aku lulus high School.dan karena sekarang aku sudah lulus jadi sudah boleh donk mengatakan perasaan ku ini padamu dan juga selama ini aku merasa takut mengatakan hal ini padamu karena Kupikir kau membenciku. Kalau bicara padaku kau selalu marah-marah dan bersikap Jutek tapi dengan Namja lain kau selalu bersikap manis, aku kesal melihatnya!” Kata kyu sedikit Curcol

“Aku mencintaimu Hyuna!” kata Kyu lagi

“Bagaimana Hyuna? Apakah kau mau hubungan kita ini lebih dari teman ataupun sahabat?” tanya Kyu penuh harap memandang Hyuna yang hanya sejak tadi serius memperhatikannya. Kata-kata ini adalah kata-kata yang paling ingin didengarnya, walaupun kata-kata itu didengarnya disaat ingin berpisah seperti sekarang. Hyuna lega cintanya selama 3 tahun ini tidak bertepuk sebelah tangan seperti mimpinya waktu itu.

“Cepatlah kembali! Aku akan memberi jawabannya jika kau nanti kembali! Aku tidak berjanji akan menjawab iya, tapi aku berjanji akan menunggu sampai kau kembali.” Jawab Hyuna tersenyum penuh arti. Kyu agaknya juga mengerti dengan makna yang tersirat dari kata-kata Hyuna. Senyum manis kini terkembang dibibirnya.

“Pasti! Pasti aku akan kembali!” katanya kembali memeluk Hyuna erat dan kali ini hyuna membalas pelukan Kyu. Bulir-bulir air mata kembali mengalir dipipinya, namun ini air mata kebahagiaan baginya. Semilir angin pun bertiup menjadi saksi Bisu janji Hyuna dan KyuHyun.

Dan jika nantinya Kyu kembali.Pasti akan terukir banyak kisah yang lebih indah.

“Aku akan menunggumu EvilKyu”

 

The End

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s